PD MES Kendal Gelar Workshop Literasi dan Inklusifitas Keuangan Syariah Sekaligus Upgrading Pengurus
Ditulis oleh Admin | 01 September 2025
Kendal – Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (PD MES) Kabupaten Kendal menyelenggarakan Workshop Literasi dan Inklusifitas Keuangan Syariah sekaligus Upgrading Pengurus periode 1446–1451 H / 2024–2029 M. Acara berlangsung pada Ahad, 10 November 2024, di Aula Pondok Pesantren Al-Musthofa Pandes, Cepiring, Kendal. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam industri keuangan syariah.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan sambutan-sambutan. Ketua Umum PD MES Kendal, M. Irkham Fukhuludin, SE., dalam sambutannya menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah yang tidak hanya menyasar pada pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktik investasi halal.
"Tingkat inklusi keuangan di Indonesia memang terus meningkat, namun literasinya harus sejalan. Masyarakat tidak sekadar mengakses layanan keuangan, tapi juga memahami prinsip dan risiko dari setiap produk yang digunakan. Itulah mengapa literasi dan inklusi harus berjalan beriringan," ujarnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Musthofa Pandes, selaku tuan rumah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini dan secara resmi membuka acara. Ia berharap workshop ini menjadi sarana pemberdayaan ekonomi umat, khususnya bagi masyarakat Kendal.
Mengangkat Tema Sinergitas Peningkatan dan Penguatan Industri Keuangan Syariah
Kegiatan ini mengangkat tema "Sinergitas Peningkatan dan Penguatan Industri Keuangan Syariah di Kabupaten Kendal". Tujuannya antara lain:
1. Meningkatkan pemahaman terhadap produk keuangan syariah yang sesuai kebutuhan masyarakat.
2. Memperluas jangkauan program edukasi keuangan syariah ke berbagai daerah.
3. Mendorong kesadaran penggunaan produk keuangan syariah.
4. Mengimplementasikan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021–2025.
5. Menindaklanjuti Peraturan OJK No.3/2023 terkait literasi dan inklusi sektor jasa keuangan.
Sesi Materi dan Praktik Langsung
Workshop ini menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga, di antaranya:
• Akhmad Nuranyanto, SE., MM., RSA. (Senior Staff Trainer BEI Jateng I) – “Pasar Modal Syariah dan Strategi Investasi di Bursa Efek Indonesia”
• Mohammad Fatahullah, SE., RSA. (Executive Trainer PT Phintraco Sekuritas Semarang) – “Praktek Sharia Online Trading System dan Pembukaan Akun”
• Liza Purnamasari (Kepala Cabang Pegadaian Syariah Kaligarang, Semarang) – “Program dan Produk Knowledge Pegadaian Syariah”
• M. Irkham Fukhuludin, SE. (Ketua Umum PD MES Kendal) – “Company Profile MES dan Pengarahan Pengurus Baru”
Peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga terlibat dalam praktik langsung pembukaan akun saham syariah dan simulasi jual-beli saham secara daring melalui Sharia Online Trading System (SOTS).
Peserta dan Atmosfer Kegiatan
Acara ini diikuti oleh 50 pengurus PD MES Kendal dan 10 peserta VIP yang terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Pakar, serta tamu undangan. Mereka berasal dari latar belakang beragam seperti praktisi keuangan, akademisi, pengusaha, aktivis organisasi, dan masyarakat umum.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta antusias berdiskusi, bertanya, serta mencoba langsung fitur-fitur produk keuangan syariah yang diperkenalkan. Panitia memastikan seluruh peserta mendapat materi cetak dan panduan praktis agar bisa menerapkan pengetahuan yang diperoleh.
Komitmen PD MES Kendal
Melalui kegiatan ini, PD MES Kendal menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dan lembaga keuangan syariah dalam memperkuat literasi serta inklusi keuangan berbasis syariah di daerah. Ke depan, program serupa akan terus digelar secara berkala agar manfaatnya semakin meluas.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan sambutan-sambutan. Ketua Umum PD MES Kendal, M. Irkham Fukhuludin, SE., dalam sambutannya menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah yang tidak hanya menyasar pada pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktik investasi halal.
"Tingkat inklusi keuangan di Indonesia memang terus meningkat, namun literasinya harus sejalan. Masyarakat tidak sekadar mengakses layanan keuangan, tapi juga memahami prinsip dan risiko dari setiap produk yang digunakan. Itulah mengapa literasi dan inklusi harus berjalan beriringan," ujarnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Musthofa Pandes, selaku tuan rumah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini dan secara resmi membuka acara. Ia berharap workshop ini menjadi sarana pemberdayaan ekonomi umat, khususnya bagi masyarakat Kendal.
Mengangkat Tema Sinergitas Peningkatan dan Penguatan Industri Keuangan Syariah
Kegiatan ini mengangkat tema "Sinergitas Peningkatan dan Penguatan Industri Keuangan Syariah di Kabupaten Kendal". Tujuannya antara lain:
1. Meningkatkan pemahaman terhadap produk keuangan syariah yang sesuai kebutuhan masyarakat.
2. Memperluas jangkauan program edukasi keuangan syariah ke berbagai daerah.
3. Mendorong kesadaran penggunaan produk keuangan syariah.
4. Mengimplementasikan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021–2025.
5. Menindaklanjuti Peraturan OJK No.3/2023 terkait literasi dan inklusi sektor jasa keuangan.
Sesi Materi dan Praktik Langsung
Workshop ini menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga, di antaranya:
• Akhmad Nuranyanto, SE., MM., RSA. (Senior Staff Trainer BEI Jateng I) – “Pasar Modal Syariah dan Strategi Investasi di Bursa Efek Indonesia”
• Mohammad Fatahullah, SE., RSA. (Executive Trainer PT Phintraco Sekuritas Semarang) – “Praktek Sharia Online Trading System dan Pembukaan Akun”
• Liza Purnamasari (Kepala Cabang Pegadaian Syariah Kaligarang, Semarang) – “Program dan Produk Knowledge Pegadaian Syariah”
• M. Irkham Fukhuludin, SE. (Ketua Umum PD MES Kendal) – “Company Profile MES dan Pengarahan Pengurus Baru”
Peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga terlibat dalam praktik langsung pembukaan akun saham syariah dan simulasi jual-beli saham secara daring melalui Sharia Online Trading System (SOTS).
Peserta dan Atmosfer Kegiatan
Acara ini diikuti oleh 50 pengurus PD MES Kendal dan 10 peserta VIP yang terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Pakar, serta tamu undangan. Mereka berasal dari latar belakang beragam seperti praktisi keuangan, akademisi, pengusaha, aktivis organisasi, dan masyarakat umum.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta antusias berdiskusi, bertanya, serta mencoba langsung fitur-fitur produk keuangan syariah yang diperkenalkan. Panitia memastikan seluruh peserta mendapat materi cetak dan panduan praktis agar bisa menerapkan pengetahuan yang diperoleh.
Komitmen PD MES Kendal
Melalui kegiatan ini, PD MES Kendal menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dan lembaga keuangan syariah dalam memperkuat literasi serta inklusi keuangan berbasis syariah di daerah. Ke depan, program serupa akan terus digelar secara berkala agar manfaatnya semakin meluas.